SOLOPOS.COM - Suasana di dalam Bus Batik Solo Trans (BST) (Wartawan Siswa / Sabila Imani Shalihunnisa)

Solopos.com, SOLO-Selama ini ada anggapan transportasi  umum tidak nyaman dan tidak bisa diandalkan, terutama bagi pelajar yang harus berangkat sekolah di jam-jam yang sudah pasti.  Nah benar nggak sih anggapan ini? Ada enggak transportasi umum yang memadai di Kota Solo? Sobat Gaul, simak terus yuk ulasannya!

Tepat pada  1 September 2010, Pemerintah Kota Solo menciptakan tranportasi umum yaitu Batik Solo Trans atau kerap kita sebut BST. Layanan BST yang sudah beroperasi selama 13 tahun dengan 12 koridor (6 koridor utama & 6 koridor pengumpan) telah tersebar di Kota Solo. Saat ini pun kita dapat dengan mudah mengetahui informasi pelayanan BST seperti jam operasional, letak halte, dan rute perjalanan melalui aplikasinya, yaitu Teman Bus.

Promosi Meniti Jalan Terakhir menuju Paris

Batik Solo Trans (BST) sendiri terbukti telah banyak membantu masyarakat Kota Solo dan sekitarnya termasuk pelajar. Sebagai seorang pelajar dari tingkat SD-SMA tentu tidak memungkinkan jika mengendarai kendaraan pribadi seorang diri karena belum memiliki surat izin mengemudi (SIM). Maka dari itu dengan adanya layanan BST sangat membantu mobilisasi para pelajar untuk berangkat sekolah.

BST juga telah mengikuti perkembangan zaman dengan menggunakan sistem pembayaran yang cashless melalui kartu e-money, Q-RIS, atau e-wallet lainnya seperti Gopay, Ovo, Shopee Pay, Dana, dan LinkAja yang dapat kita isi ulang di minimarket terdekat maupun mobile banking. Dengan harga yang ramah di kantong para pelajar, yaitu Rp3.700 saja kita sudah bisa menggunakan BST. Spesial bagi para pelajar, difabel, dan lansia terdapat harga khusus yaitu Rp2.000. Namun, kita harus mengurus terlebih dahulu di Kantor Dinas Perhubungan Solo.

Nah selain murah dan mudah, gimana sih rasanya naik Batik Solo Trans terutama bagi pelajar?  Misan Serany, siswa SMAN 2 Sukoharjo, 16, merupakan salah satu pelajar yang sering menggunakan BST untuk berangkat dan pulang sekolah. Selain karena rumah dan sekolahnya yang dekat dengan halte, opsi menggunakan BST ini dapat melatih jiwa kemandirian serta menghemat uang, waktu dan juga tenaga para pelajar.

“Karena saya pulang sekolah jam 15.30 dan menunggu bus sekitar 10-15 menit, jadi biasanya saya juga sudah capek. Dengan naik BST ini saya tinggal masuk, bayar pakai tap kartu, terus duduk anteng mengobrol bersama teman atau lihat pemandangan jalan aja. Terkadang saya juga harus berdiri pas rame penumpang di waktu berangkat maupun pulang sekolah ataupun jam pulang kerja. Jadi kalo berdiri kurang nyaman walaupun udah ada handgrip, tapi kalo duduk sih nyaman-nyaman aja. Itu juga begja-begjan,” ujar Misan Serany kepada Wartawan Siswa Solopos pada Senin (28/8/2023).

Selain tidak kebagian tempat duduk, masih sering kita temukan kendala seperti keterlambatan waktu bus dalam perjalanan. Kendala ini, tentu pernah dirasakan oleh Misan yang membuat jadwal aktivitasnya sedikit terganggu seperti terlambat datang ke sekolah dan juga kesulitan mencari bus ketika ia pulang kesorean setelah ada kerja kelompok, rapat, dan lain-lain. 

Selain nyaman, Batik Solo Trans juga aman loh Sobat Gaul, jadi sebagai pelajar kalian bisa mengandalkannya untuk mobilitas kalian. Tetapi keamanan penggunaan BST ini perlu kita apresiasi. Pada setiap BST sudah dilengkapi dengan kamera CCTV yang menjangkau segala sisi, biodata driver, juga alat pendeteksi kecepatan bus, sehingga secara otomatis akan memberikan peringatan kepada driver jika tidak sesuai ataupun melebihi. Selain aman dan nyaman, penggunaan transportasi umum ini juga merupakan salah satu solusi dan bentuk aksi nyata kita peduli terhadap bumi.

“Saya sangat merekomendasikan penggunaan BST kepada teman-teman semua karena penggunaan transportasi umum termasuk salah satu aksi dari go green,” tambah Misan Serany.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya